Ketahui Perbedaan Bata Ringan AAC dan CLC

Bata ringan terbuat dari bahan semen, pasir, air dan foam agent yang diaduk dalam mixer hingga rata. Bata ringan ini dicetak dengan berbagai variasi ukuran sesuai kebutuhan. Jika dibandingkan dengan bata merah yang bahan bakunya adalah tanah maka bata ringan lebih ramah lingkungan karena mengurangi efek dan dampak dari penambangan serta pembuatan bata merah yang menggunakan tungku bakar juga mencemari udara.

Secara umum terdapat 2 macam jenis bata ringan yaitu Aerated Lightweight Concrete (ALC) atau juga sering disebut Autoclaved Aerated Concrete (AAC) dan Celullar Lightweight Concrete (CLC). Bata ringan AAC adalah beton selular yang gelembung udaranya dihasilkan oleh reaksi kimia, yaitu ketika bubuk aluminium atau aluminium pasta mengembang seperti pada proses pembuatan roti saat penambahan ragi untuk mengembangkan adonan.

Proses Pembuatan Bata Ringan AAC

Sedangkan bata ringan CLC adalah bata selular yang mengalami proses perawatan secara alami. Dalam proses pengerjaan CLC digunakan busa organik yang sangat stabil dan ketika proses pencampuran adonan tidak ada reaksi kimia. Walaupun AAC memiliki kuat tekan yang lebih baik dan shrinkage yang lebih rendah daripada CLC, namun dengan biaya yang lebih rendah dapat didesain CLC yang kuat tekannya menyamai AAC.

Proses Pembuatan Bata Ringan CLC

Tabel 1. Faktor Pembeda Bata Ringan AAC dan CLC

Faktor Pembeda AAC CLC
Gelembung Udara Mengembang setelah mixing Ditambahkan dalam campuran
Water Absorption >30% <10%
Metode produksi Hanya precast Precast dan in-situ
Biaya  > Beton konvensional = beton konvensional
Warna Putih Keabu-abuan

 

Tabel 1. Keuntungan dan Kerugian Bata Ringan AAC dan CLC

Keuntungan AAC CLC
a. Memberikan insulasi panas, termix, fungaldecay, dan suara yang sangat baik. Dapat dipotong dengan gergaji biasa.

b. Resistan terhadap lembab.

c. Tidak terpengaruh temperatur yang berubah-ubah.

d. Perembesan (bleeding) minimal.

e. Ramah lingkungan

Air yang diserap oleh agregat berpori saat pembuatan beton akan memberikan tambahan air yang digunakan untuk curing dari dalam beton
Kerugian Untuk mendapatkan beton dengan kuat tekan yang tinggi, kandungan semen yang dibutuhkan tinggi. Masih membutuhkan pasir dalam pembuatannya.

 

Open chat
1
#HaloAxel siap membantu
Scan the code
#HaloAxel siap membantu