Granit dibuat menggunakan batu alam yang bersifat intrusif, felsik, dan igneus. Material pembuat granit ditambang dan dibentuk dengan proses penekanan serta pembakaran dengan suhu sangat tinggi hingga terbentuk lembaran granit. Sedangkan keramik dibuat dari tanah lempung atau tanah silikat. Cara pembuatannya juga beda yakni dengan cara dibakar kemudian akan dilapisi bahan pengkilap atau glaze.
Granit dan keramik adalah dua material bangunan yang sering digunakan dalam proyek konstruksi dan desain interior. Meskipun keduanya memberikan keindahan dan daya tahan, terdapat perbedaan signifikan dalam karakteristik dan penggunaan masing-masing. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan antara granit dan keramik, membantu pembaca untuk membuat keputusan yang lebih terinformasi dalam pemilihan material untuk berbagai aplikasi.

Cara Pembuatan Granit
Granit adalah batu alami yang terbuat dari magma dingin dan terbentuk akibat tekanan ekstrem bertahun-tahun. Hasil tambang ini memiliki corak batuan, kuat, dan keras. Proses pembuatan granit meliputi penekanan dan pembakaran dengan suhu tinggi hingga terbentuk lembaran granit. Saat diterapkan di lantai, granit memiliki sifat anti-slip, anti-gores, dan anti-noda.
Cara Pembuatan Keramik
Perbedaan keramik atau granit juga dapat dilihat dari bahan utamanya. Kalau granit terbuat dari batuan alami, sementara keramik berasal dari tanah liat atau tanah silikat yang dibentuk dengan ukuran tertentu, kemudian dibakar dengan suhu tinggi. Setelah menjalani proses pembakaran, keramik diberi lapisan bahan pengkilap pada permukaannya.
Untuk jenis lantai keramik, disarankan menggunakan semen yang memiliki daya rekat ekstra kuat agar dapat mencegah keramik retak, terangkat, hingga lepas.
Lantai granit umumnya membutuhkan semen perekat dengan kandungan polimer khusus agar lantai granit tidak mudah meledak atau lepas ketika dipasang.
| Perbedaan | Granit | Keramik |
| Asal Usul dan Komposisi | Granit terbentuk melalui proses pendinginan magma di dalam bumi, membuatnya menjadi batuan beku. Komposisinya terdiri dari kuarsa, feldspar, mika, dan mineral lainnya, memberikan tampilan alami yang unik. | Keramik dibuat dari tanah liat yang dipadatkan dan dibakar pada suhu tinggi. Proses pembuatan melibatkan penggilingan, pembentukan, dan pembakaran tanah liat untuk menghasilkan ubin atau barang keramik. |
| Kekerasan dan Ketahanan | Memiliki tingkat kekerasan yang tinggi, menjadikannya tahan terhadap goresan dan aus. Tahan terhadap panas, beban berat, dan tekanan | Keras dan tahan terhadap goresan. Cocok untuk area dengan kelembaban tinggi dan tahan terhadap noda. |
| Estetika dan Desain | Tersedia dalam berbagai warna dan pola alami, seringkali dengan kilauan kristal yang menawan. Memberikan tampilan yang eksklusif dan klasik. | Fleksibel dalam desain dengan berbagai pola, warna, dan ukuran. Cocok untuk menciptakan tampilan yang lebih modern atau artistik. |
| Aplikasi dan Penggunaan | Umumnya digunakan untuk lantai, dinding, dan countertop dalam ruang dapur dan kamar mandi. Cocok untuk area yang membutuhkan daya tahan tinggi. | Digunakan luas untuk lantai, dinding, backsplash, dan bahkan dinding luar bangunan. Cocok untuk proyek dengan anggaran lebih terbatas. |
| Pemeliharaan dan Perawatan | Mudah dijaga dengan pembersihan rutin. Memerlukan penyegelan berkala untuk menjaga daya tahan terhadap noda. | Mudah dibersihkan dan memerlukan perawatan minimal. Grout antar lantai keramik memerlukan perhatian ekstra untuk mencegah pertumbuhan jamur. |
| Harga dan Ketersediaan
|
Lebih mahal daripada keramik. Ketersediaan beragam tergantung pada jenis granit tertentu. | Lebih terjangkau, dengan banyak pilihan harga. Mudah ditemukan di toko-toko peralatan bangunan. |
Kesimpulan :
Dalam memilih antara granit dan keramik, perlu mempertimbangkan kebutuhan fungsional, estetika, dan anggaran. Granit menawarkan keindahan alami dan daya tahan tinggi, sementara keramik memberikan fleksibilitas desain dan harga yang lebih terjangkau. Dengan pemahaman mendalam tentang perbedaan ini, pembaca dapat membuat keputusan yang tepat sesuai dengan proyek konstruksi atau desain interior mereka.

