Rumah pribadi dua lantai adalah hal yang sudah banyak ditemui saat ini. Rumah yang dibangun secara vertikal umumnya jauh lebih efisien dibandingkan dengan rumah satu lantai karena tanah yang ada bisa banyak dimanfaatkan secara maksimal. Rumah sederhana 2 lantai masih bisa dibuat pada tanah yang kecil sekalipun tanpa harus membeli tanah berukuran besar dan memaksakan untuk membangun rumah yang terlalu besar dan mahal.
Langkah awal membuat rumah agar kokoh dengan teknik pengerjaan pondasi. Penggalian tanah seharusnya konsultasi dengan para ahli, umumnya galian tanah kira-kira sedalam 70 cm, dan dinding tanah di posisi miring dengan perbandingan 5:1 agar tanah dapat menahan dengan kuat. Lapisan di bagian dasar galian dengan timbunan pasir sedalam 10 cm. saat membuat pondasi biasanya tingginya mencapai 45 cm hingga 60 cm bagi rumah minimalis dan tidak bertingkat.
Pemilihan bahan bangunan juga menjadi hal yang penting dan harus diperhatikan dalam membangun rumah dua lantai. Apabila anda mencari bata ringan yang cocok untuk rumah dua lantai, lebih baik menggunakan bata ringan AXEL AAC. Bata ringan yang dibuat dengan teknologi Autoclaved yang memiliki kualitas yang bagus baik dari segi komposisi maupun dimensi.
Apakah lokasi mempengaruhi ?
Lokasi membuat rumah di jalan yang dekat dengan jalan raya atau di dalam tidak akan mengurangi pengaruhnya kekuatan bangunan, karena kekuatan utamanya adalah pada pondasi dan besi ring. Bata ringan hanya untuk dinding, kami contohkan membangun rumah dengan kayu atau bambu mampu bertahan bertahun tahun, apalagi menggunakan bata ringan. Pembangunan rumah dua lantai memang merekomendasikan dengan bata ringan yang ukuran 10cm, untuk yang rumah satu lantai cukup menggunakan bata ringan 7,5cm. Seperti Namanya, bata ringan memiliki bobot yang ringan sehingga bisa mengapung diatas air dan mampu memberikan kenyamanan yaitu kedap suara. Keunggulan menggunakan bata ringan selain ringan tentunya menghemat biaya tenaga kerja.
Biaya Membangun Desain Rumah 2 Lantai Terbaik
Jika anda tertarik untuk membangun sebuah rumah sederhana dan minimalis 2 lantai, buatlah perhitungan biayanya terlebih dahulu supaya tidak mengacaukan finansial anda pada saat proses pembangunan sudah terjadi. Berikut adalah rincian biaya membangun rumah 2 lantai sederhana dan minimalis yang bisa menjadi referensi bagi anda yang sedang membutuhkan :
- Hitunglah terlebih dahulu besar upah kerja dari tukang bangunan. Sebagai contoh, anggaplah anda menggunakan tukang bangunan harian dengan rincian: Rp200.000/ orang per harinya.
- Berdasarkan estimasi umum, apabila anda ingin membangun rumah dua lantai dengan ukuran luas dan bangunan sebesar 100 meter persegi maka anda memerlukan pengeluaran biaya bahan bangunan sebesar Rp300 juta hingga Rp400 juta.
- Jika anda ingin memperindah rumah dengan taman, siapkan lagi budget tambahan sebesar Rp10 juta untuk mendapatkan taman yang cantik seperti yang anda harapkan.
Bata ringan memiliki beberapa keunggulan yang sangat di rekomendasi untuk rumah dua lantai.
Bata ringan AXEL AAC sudah beberapa uji klinis salah satunya uji tekan yang tentunya telah direkomendasikan untuk membangun rumah dua lantai. Mengingat, untuk membangun rumah dua lantai pastinya harus memiliki kekokohan yang tinggi. Bata ringan AXEL AAC memiliki kekuatan sama seperti beton yang mampu menopang beban berat. Selain itu, sangat cocok untuk hunian rumah dua lantai, karena ukurannya yang besar dan presisi yang baik untuk konstruksi.
Rumah dua lantai menghadap barat terbitnya matahari pastinya sangat direkomendasikan menggunakan bata ringan karena memiliki pori-pori sebagai pencegah penhantar panas, berfungsi untuk mempertahankan suhu didalam ruangan. Misalnya seperti musim panas tidak terlalu berpengaruh.
Jadi itulah beberapa pembahasan mengenai desain rumah dua lantai sederhana. Material pondasi yang efisien saat digunakan, bata ringan AXEL AAC adalah jawabannya. Semua keunggulan dapat menjadi penunjang dalam proses pembangunan rumah dua lantai impianmu.

